Langsung ke konten utama

Tips Jika Orangtuamu Tak Merestui Pasangan

Restu Tuhan bergantung dengan restu Orang tua. Mungkin memang seharusnya kita harus patuh dan taat dengan omongan orang tua kita. Hal ini termasuk juga dalam urusan percintaan.

Pada suatu saat, di suatu momen bisa saja anda tidak mendapat restu dari orang tua terkait pasangan anda. Tentu hal ini menjadi dilema yang sangat berat dengan anda, pasangan anda, dan orang tua.

Berikut 5 tipsnya, sebagai berikut..!!


Kebanyakan orangtua selalu merasa tahu yang terbaik, ini tidak dapat dipungkiri karena mereka memang lebih banyak pengalaman hidup.

Tetapi apakah juga mencakup calon pasangan hidup Anda?  Sebelum membuat putusan, sebaiknya mari mengevaluasi situasi hubungan Anda, dikutip dari Datingtips dan VIVAnews.

1. Tanyakan orangtua Anda mengapa mereka tidak menyukai dan tak merestui pasangan Anda


Tentu saja, orangtua punya alasan bila mereka memiliki kesan negatif terhadap seseorang. Tanyakan dengan sopan pada orangtua, mengapa mereka tidak menyukai pasangan Anda.

Keluhan mereka mungkin berkisar antara fisik, misalnya pacar Anda jauh lebih tua dari usia Anda. Atau mungkin juga karena perilaku pacar Anda yang terlalu lekat dengan Anda, padahal belum menikah.

2.  Tanyakan pada teman-teman Anda 


Berbicaralah dengan teman-teman dekat Anda dan meminta pendapat mereka tentang pacar Anda. bila orang tua tak merestui kalian. Bila ada sesuatu yang kurang sreg, jangan mendebat mereka, sebaliknya dengarkanlah apa yang teman-teman sampaikan.

Tentunya mereka memiliki pendapat juga dan bila mirip dengan sikap orangtua Anda, maka memang ada masalah dengan pasangan Anda.

3. Mengevaluasi masalah 


Kumpulkan semua informasi yang dapat tentang si dia. Lalu, evaluasilah. Tanyakan pada diri Anda, apakah akan tetap melanjutkan hubungan berdasarkan apa yang orang lain pikirkan tentang pacar Anda atau tidak.

Jika pacar Anda dianggap terlalu pemalu, mungkin dia membutuhkan lebih banyak waktu untuk mengenal orang-orang di sekitar Anda. Bila pacar tidak menghormati orangtua Anda, Anda mungkin memang harus meninggalkannya.

Pada akhirnya, kata hati Anda sendirilah yang akan menentukan apakah kicah cinta ini akan berlanjut atau tidak.

4. Evaluasi hubungan Anda


Anda harus memastikan mengapa menyukainya atau mempertahankannya. Apakah ini karena cinta pertama? Apakah Anda dipaksa oleh rekan-rekan untuk mempunyai pacar? Apakah Anda merasa bahwa Anda harus punya pacar untuk menjadi orang yang ‘normal’?

Apakah karena semata-mata untuk memenuhi kebutuhan seksual atau apakah Anda melihat diri Anda akan menikah dengannya? Anda dapat menggunakan “alasan” untuk mengevaluasi apakah akan melanjutkan hubungan atau tidak.

5. Mengevaluasi sikapnya terhadap Anda 


Apakah pacar Anda memperlakukan Anda dengan hormat atau dia menganggap Anda sebagai “pelacurnya”?

Apakah dia pernah merugikan Anda baik secara fisik maupun emosional? Jika jawabannya tidak berada pada sisi positif, mungkin Anda perlu untuk mengakhiri hubungan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Single Vs Jomblo yang Perlu Anda Ketahui

Halo sobat pecahbanget.com, gimana kabarnya, sehat? Kalau pacar Anda gimana kabarnya? Eh, Sobat punya pacar nggak? Kalau nggak punya, sobat termasuk kategori single atau jomblo? Ternyata single itu beda dengan jomblo. Bukan cuma beda bahasa. Perbedaan Single vs Jomblo akan diulas pada artikel ini. Sebelum baca artikel, coba kita simak lirik lagu di bawah ini: “Hidupku sangat sempurnaaa… I’m single and very happy” “Malem minggu dia mlongo, soal cewek dia dongo, tapi dia bukan homo, dia cuma seorang jomblo.” Nah, ada sedikit gambaran kan tentang perbedaan single vs jomblo. Yah di artikel ini kita akan membahas tentang single vs jomblo…hahaha ngenessss banget dehh nah ini dia ulasanya : Single vs Jomblo Single itu prinsip, jomblo itu nasib Single itu pilihan.Jomblo itu cobaan. Single itu butuh sendirian karena pasangan,sementara jomblo butuh pasangan karena sendiri hahahahha ngenes….. Single : Putus sama pasangannya karena sudah tidak cocok. Jomblo : Diputusin pasan...

Terlalu Tampan, Pria-Pria Ini Malah Sial

Memiliki wajah tampan merupakan hal yang diinginkan semua pria. Banyak pria yang tampan sejak lahir atau memang sudah ganteng dari sononya. Tapi ada pula pria yang memiliki wajah yang pas pasan. Tak sedikit di antara pria pria tersebut rela melakukan berbagai hal untuk membuat wajahnya menjadi lebih rupawan. Termasuk di antaranya adalah operasi plastik untuk mengubah wajah. Bukankan seharusnya kita mensyukuri anugerah yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa apa adanya? Memangnya apakah perlu melakukan berbagai hal untuk menjadi tampan? Benarkah ketampanan itu merupakan hal yang sangat penting bagi pria? Apa keuntungan menjadi pria tampan? Mungkin Karena Terlalu Tampan, Pria-Pria Ini Malah Sial..!! Coba kita tanyakan pada pria-pria dibawah ini. Mereka adalah pria yang tampan alami dan bukan hasil operasi plastik. Tapi, malah ketampanan mereka membawa petaka. Ada yang dibully, ada yang dikenakan pajak lebih tinggi, bahkan ada pula yang dideportasi! Mari kita simak kisah-kisah ...